disdik-pangandaran-terapkan-teknologi-rfid-untuk-pendataan-aset-upaya-selamatkan-aset-negara

Pangandaran, 21 Agustus 2025 – Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran mulai menerapkan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) sebagai solusi modern dalam pendataan dan pengelolaan aset. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penyelamatan aset negara agar lebih aman, akurat, dan transparan.

Dalam kegiatan pelatihan yang digelar pekan ini, jajaran pegawai Disdik Pangandaran diperkenalkan pada sistem Asset Management berbasis RFID. Teknologi tersebut memungkinkan proses pencatatan dan pengecekan aset dilakukan secara otomatis dengan menggunakan tag khusus yang dapat terbaca melalui gelombang radio.

“Dengan RFID, pendataan aset bisa dilakukan lebih cepat dan efisien. Tidak hanya mempercepat proses, tapi juga meminimalkan risiko kehilangan atau manipulasi data,” ujar salah satu narasumber pelatihan.

Solusi Tepat untuk Efisiensi dan Keamanan

Sebelumnya, proses pendataan aset masih dilakukan secara manual dengan barcode atau pencatatan biasa, yang rentan menimbulkan kesalahan maupun keterlambatan. Melalui RFID, satu alat pembaca dapat mengidentifikasi puluhan hingga ratusan tag sekaligus, sehingga mempersingkat waktu pendataan.

Teknologi ini juga membantu pemerintah daerah memastikan aset pendidikan—seperti perangkat komputer, meja, kursi, hingga peralatan pendukung pembelajaran—tercatat dengan rapi dan bisa dipantau pergerakannya.

Komitmen Menyelamatkan Aset Negara

Langkah Disdik Pangandaran sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan tata kelola aset daerah agar lebih transparan dan akuntabel. Penerapan sistem RFID diharapkan menjadi contoh bagi instansi lain di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

“Ini bukan hanya soal digitalisasi, tapi langkah nyata untuk menyelamatkan aset negara agar tetap terjaga dan bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan pendidikan,” tambah pihak penyelenggara.

Dengan adanya inovasi ini, Disdik Pangandaran optimis manajemen aset akan lebih tertib, efektif, dan mendukung terciptanya pelayanan pendidikan yang lebih baik.